Rabu, 29 Oktober 2014

Mengenal Bahasa Jepang Part Angka


       Beberapa waktu yang lalu kita sudah membahasa “kata sapaan” dalam bahasa Jepang, nah sekarang saya masih mau share lagi nih mengenai bahasa Jepang,  tentang apakah kali ini? Yuk, mari di cek disini !!!

Angka

       Dalam bahasa Jepang tersedia perhitungan angaka dalam bentuk tulisan kanji, kana, dan roomaji. Tetapi dalam tulisan ini saya hanya menyediakan bentuk perhitungan dalam tulisan roomaji saja.

0                    = zero / rei

1                    = ichi

2                    = ni

3                    = san

4                    = yon / shi

5                    = go

6                    = roku

7                    = nana / sichi

8                    = hachi

9                    = kyuu / ku

10                = juu



       Untuk angka belasan tambahkan saja tulisan “juu” di depan angka satuan di atas. Seperti berikut ini:

11                = juu ichi

12                = juu ni

13                = juu san ( begitu pula selanjutnya untuk angka belasan )


       Sedangkan untuk angka puluhan, tulisan “juu” kita letakkan pada bagian akhir angka satuan, misalnya :

20 = ni juu

30 = san juu

40 = yon juu


      Nah untuk angka puluhan yang di sertai dengan satuan selain nol, dapat kita tulis sebagai berikut:

22 = nii juu ni

32 = san juu ni

41 = yon juu ichi

54 = go juu yon


Selanjutnya tinggal di ikuti saja seperti contoh di atas.

Sekarang kita ke angka ratusan lagi. Kalau dalam bahasa Jepang ratusan disebut hyaku.

Misalnya:

100           = hyaku

200           = Ni hyaku

300           = San hyaku

400           = Yon Hyaku

500           = Go hyaku ( begitu selanjutnya )



        Setelah melihat contoh di atas lalu timbul pertanyaan, bagaimana jika ingin menulis angka ratusan yang diikuti dengan puluhan dan satuan?

Contohnya sebagai berikut:

303 = 300 + 3

= san hyaku + san

= san hyaku san



401 = 400 + 1

= yon hyaku + ichi

= yon hyaku ichi



234 = 200 + 30 + 4

= ni hyaku + san juu +yon

= ni hyaku san juu yon


         Seperti itulah perhitungan angka dalam bahasa Jepang yang dapat saya bagi saat ini, terimakasih telah membaca dan semoga bermanfaat ^_^

Jumat, 24 Oktober 2014

Mengenal Bahasa Jepang Part Kata Sapaan



Ohayou gozaimasu,
      Pagi ini tiba-tiba teringat dosen bahasa Jepang yang cantik, Hehehee..
Jadi pengen sharing sedikit beberapa bahasa Jepang yang sempat saya pelajari ketika kuliah. Semoga masih ingat ya,,

Salam Pertemuan

  • Ohayou gozaimazu          = selamat pagi
  • Konnichiwa                         = Selamat siang
  • Konbanwa                          = Selamat malam

Salam Perpisahan

  • Sayounara                     =  selamat tinggal (untuk perpisahan dengan waktu yang sangat lama)
  • Dewa mata / Ja mata         =  sampai jumpa lagi
  • Mata Ashita                           =  sampai jumpa besok
  • Mata raishuu                         =  sampai jumpa minggu depan
  • Mata raigetsu                       =  sampai jumpa bulan depan
  • Oyasuminasai                       =  selamat tidur / selamat malam

Salam dalam keluarga

  • Tadaima               =  saya pulang
  • itte kimasu          =  saya pergi (saat mau pergi)
  • Itadakimasu       =  selamat makan!
  • Okaerinasai        =  selamat kembali

Itu adalah beberapa salam yang dapat di gunakan dalam keseharian, selain dari salam di atas, ada lagi beberapa salam dan ungkapan yang dapat kita gunakan dalam keseharian seperti:

  • Ogenki desuka                  =  Apa kabar?     ( dibaca “ogenki deska”)
  • Ohisashiburi desu ne      =  Lama tak jumpa
  • Hajimemashite                 =  Perkenalkan / apa kabar (digunakan ketika perkenalan)
  • Arigatou gozaimasu        =  terimakasih
  • Dou itashimashite            = sama-sama  ( jawaban dari terimakasih )
  • Gomen / gomennasai    = maaf  (diucapkan kepada antar teman)
  • Sumimasen                         =  maaf  ( bentuk sopan, diucapkan untuk orang yang dihormati)
  • Ganbatte Kudasai            =  Berjuanglah, bersemangatlah
Dibalas dengan “hai, ganbarimasu” yang artinya iya saya akan berjuang, bersemangat
  • Moshi-moshi                      = halo  (  digunakan untuk menyapa dalam telepon )


         Inilah ungkapan yang biasa digunakan dalam keseharian dalam bahasa Jepang. Semoga gak ada yang salah ya,, Hehee

Terimakasih waktunya untuk membaca blog saya ^_^

Kamis, 23 Oktober 2014

Puisi Apa Prosa ?

      Tetiba saja, malam ini ketik-ketik terciptalah serangkaian kata-kata yang belum apat dipastikan apakah itu puisi, prosa atau hanya sekedar coretan saja. hahaaai nikmati sajalah apapun itu, hanya ini yang tercipta:



                                                 23 Oktober 2014
Malam ini terkenang lagi kisah yang telah lalu
Kisah indah yang pernah seseorang hadirkan untukku
Yahh walau hanya sesaat,
Namun aku tau apa itu indahnya disayang
dan diperhatikan seperti itu

Seseorang disana
Adakah kau merasa seperti apa yang aku rasa?
Mengapa kau hadir hanya sementara

Kini aku hanya bisa menikmati saat dulu bersamamu
Bahagia yang kurasa
Sedih dan kecewa ku nikmati sendiri
Terimakasih untuk semuanya
Kini kita telah berada di jalan kita masing-masing
Semoga kau bahagia bersama yang lain
Dan semoga aku pun juga begitu,,,

Untukmu yang pernah membuat hariku istimewa

Jumat, 17 Oktober 2014

Contoh-Contoh Peribahasa

          Peribahasa merupakan kalimat singkat dan padat yang sarat akan makna. Makna tersebut biasanya menggambarkan perbuatan baik ataupun buruk manusia dalam kehidupan sehari-hari. Kalimat dalam peribahasa biasanya menggunakan perumpamaan atau ungkapan-ungkapan tertentu.
Berikut ini, saya akan memberikan beberapa contoh peribahasa beserta makna yang terkandung di dalam peribahasa tersebut:
1.      Asal ada kecil pun pada.
Artinya: Kalau tidak mendapat yang banyak, sedikit pun cukup.
2.      Ketika ada sama dimakan, waktu tak ada sama ditahan.
Artinya: Sama-sama bahagia, dan sama-sama menderita.
3.      Air beriak tanda tak dalam.
Artinya: Orang yang banyak bicara, biasanya sedikit ilmunya.
4.      Lubuk akal tepian ilmu.
Artinya: Orang yang pintar tempat untuk bertanya.
5.      Belum beranak sudah ditimang.
Artinya: Bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai.
6.      Angin tak dapat ditangkap, asap tak dapat digenggam.
Artinya: Tidak selamanya rahasia dapat di sembunyikan, pasti akan terbuka juga.
7.      Seperti anjing dengan kucing.
Artinya: Tidak pernah rukun.
8.      Terapung sama hanyut, terendam sama basah.
Artinya: Sehidup semati, senasib sepenanggungan.
9.      Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang jua.
Artinya: Orang yang baik tidak akan dilupakn orang.
10.  Seperti pohon bambu ditiup angin.
Artinya: Tingkah lakunya baik, tidak mudah terpengaruh.
11.  Lempar batu sembunyi tangan.
Artinya: Berbuat sesuatu, tetapi seolah-olah tidak tahu (tidak bertanggungjawab)
12.  Belakang parang jika diasah tajam juga.
Artinya: Sebodoh-bodohnya orang, jika mau berusaha dan belajar pasti akan pintar.
13.  Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
Artinya: Karena kesalahan kecil, hilang segala kebaikan yang telah diperbuat.
14.  Nasi sudah menjadi bubur.
Artinya: Perbuatan yang sudah terlanjur dilakukan dan tidak dapat diperbaiki lagi
15.  Bagai bumi dengan langit.
Artinya: Dua hal yang sangat besar bedanya.
16.  Buruk muka cermin dibelah.
Artinya: Menyalahkan orang lain, walaupun sebenarnya dia sendiri yang salah.
17.  Harapkan burung terbang tinggi, punai di tangan dilepaskan.
Artinya: Kesempatan yang sudah ada dilepaskan, karena mengharapkan kesempatan yang tentu akan dimiliki.
18.  Semahal-mahal gading, kalau patah tiada berguna.
Artinya: Semulia-mulianya orang, jika berbuat jahat pasti tak akan dihargai lagi.
19.  Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama.
Artinya: Orang yang baik budi bahasa dan berjasa akan selalu disebut walaupun telah tiada.
20.  Rambut sama hitam, hati masing-masing.
Artinya: Setiap orang mempunyai sifat yang berbeda.
21.  Seperti katak dalam tempurung.
Artinya: Orang yang kurang luas pengetahuannnya.
22.  Mulutmu Harimaumu
Artinya: Keselamatan diri bergantung kepada perkataan kita sendiri.
23.  Air susu dibalas dengan air tuba
Artinya: Kebaikan dibalas dengan kejahatan
24.  Umpan habis, ikan tak kena
Artinya: Usaha yang tidak mendatangkan hasil sedikitpun, bahkan merugi.
25.  Ular bukan, ikan pun bukan
Artinya: Belum dapat dipastikan jahat atau tidaknya seseorang.
26.  Baru bertunas sudah dipetik, lama-lama matilah pohonnya
Artinya: Baru mempunyai uang sedikit sudah ingin memboroskannyaakhirnya sengsara diri
27.  Tong kosong nyaring bunyinya
Artinya: Orang yang bodoh biasanya banyak bicara
28.  Yang tua dimuliakan, yang kecil dikasihi
Artinya: Pandailah bergaul dan menempatkan susuatu pada tempatnya.
29.  Dulu timah sekarang besi
Artinya: seseorang yang turun martabatnya, orang kaya yang telah habis hartanya.
30.  Belum tegak hendak berlari
Artinya: selalau cepat marah padahal belum tahu benar kesalaahan orang yang dimarahi.
31.  Rusak tapai karena ragi
Artinya: Usaha yang gagal karena kurang berhati-hati
32.  Setali tiga uang
Artinya: sama saja, tidak ada bedanya
33.  Tahu makan, tahu simpan
Artinya: dapat menyimpan rahasia
34.  Selangkah berpantang surut, setapak berpantang mundur
Artinya: keras hati dan berani menghadapi apapun
35.  Air susu dibalas dengan air tuba
Artinya: Kebaikan dibalas dengan kejahatan.